Petarakyat.com, SOPPENG — Upaya memperkuat pemenuhan gizi bagi anak dan keluarga terus mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Hal itu ditandai dengan pelepasan distribusi bantuan produk susu untuk masyarakat di 24 kabupaten/kota se-Sulsel yang digelar di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (5/10/2026).
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi yang mengikuti kegiatan secara daring.
Suwardi hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M.
Program dukungan gizi tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian PPPA RI, PT Nestlé Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota serta Muslimat NU Sulsel.
Untuk Sulawesi Selatan, bantuan yang disiapkan mencapai 5.000 boks atau 177.500 pcs produk susu. Selanjutnya, bantuan tersebut didistribusikan ke 24 kabupaten/kota berdasarkan kebutuhan serta data penerima yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, program tersebut tidak sekadar berbicara mengenai pemberian produk susu, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurutnya, dukungan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan pemenuhan hak anak, sekaligus memperkuat peran perempuan dan keluarga.
«“Tentu program ini sangat sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat SDM kita, kesehatan anak-anak di daerah serta peran perempuan melalui Kementerian PPPA,” ujarnya.»
Andi Sudirman juga menekankan bahwa bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Ia menilai, sesuatu yang mungkin terlihat sederhana bagi sebagian keluarga dapat memiliki arti besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di daerah.
«“Bagi kita mungkin di perkotaan atau keluarga-keluarga menengah dan mampu, itu mungkin biasa. Tetapi bagi anak-anak kita yang di desa, di perkampungan dan sebagainya, adalah sesuatu yang sangat luar biasa,” katanya.»
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, penerima telah ditentukan berdasarkan data by name by address.
“Yang mendapatkan bantuan ini by name by address. Jadi kolaborasi dari dinas PPPA di provinsi dan kabupaten/kota yang terhubung juga dengan organisasi-organisasi terkait sudah didata dan telah diverifikasi,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri PPPA RI Arifah Fauzi meminta agar distribusi bantuan tidak berhenti pada pembagian produk susu semata. Menurutnya, keluarga penerima juga perlu mendapatkan edukasi mengenai pemberian susu, sementara kondisi anak yang menjadi sasaran bantuan perlu dipantau secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan pelayanan yang berkaitan dengan kebutuhan anak dapat dijangkau oleh masyarakat.
«“Pemenuhan hak anak ini tidak mungkin dilakukan hanya pemerintah sendiri. Dunia usaha, masyarakat, keluarga, posyandu, fasilitas pelayanan kesehatan dan lain sebagainya memiliki peran,” ujarnya.»
Soppeng Siapkan Penyaluran Tepat Sasaran
Di Kabupaten Soppeng, tindak lanjut program tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah bersama perangkat daerah hingga jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyatakan bahwa bantuan tersebut memiliki manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak dan keluarga penerima.
Penyaluran nantinya akan dilakukan berdasarkan data sasaran yang telah ditetapkan, dengan koordinasi bersama pihak-pihak terkait agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Selain memastikan bantuan sampai kepada penerima, aspek pendampingan dan pemantauan juga menjadi bagian penting. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti sebagai distribusi produk, tetapi dapat memberi dampak nyata terhadap pemenuhan gizi anak dan keluarga di Soppeng.
0 Komentar