Kehadiran orang nomor satu di Bumi Latemmamala itu menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah daerah terhadap potensi wisata lokal yang dinilai memiliki daya tarik besar untuk terus berkembang.
Di tengah panorama pegunungan yang memukau, hamparan sawah hijau, hingga kabut tipis yang menyelimuti kawasan pada sore hari, Buludua Coffee menawarkan suasana alam yang dinilai mampu menjadi magnet baru wisata di Kabupaten Soppeng.
Tak sekadar berkunjung, Suwardi Haseng juga turut memperkenalkan langsung pesona Buludua kepada masyarakat. Destinasi tersebut menghadirkan konsep wisata alam terbuka dengan fasilitas cafe bernuansa pegunungan, area campsite di pinggir persawahan, serta panorama alam yang memanjakan mata para pengunjung.
Dalam keterangannya, Suwardi Haseng mengaku terkesan dengan keindahan alam Buludua yang menurutnya memiliki karakter berbeda dibanding kawasan lain di Soppeng.
“Halo, saya Suwardi Haseng. Saat ini berada di Buludua Coffee. Saya sengaja datang di tempat ini tentu dengan destinasi sangat indah,” ujarnya.
Sambil memperlihatkan suasana sekitar, ia juga menyoroti kabut yang mulai turun pada sore hari dan menjadi ciri khas kawasan tersebut.
“Kita lihat di sini ada kabut, sementara jam 4 ini sangat indah sekali. Latar belakangnya adalah Buludua. Inilah yang sebenarnya dikatakan Buludua. Kalau jalanan Buludua arah Takkalala ke Barru, orang mengatakan Buludua,” lanjutnya.
Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mengangkat potensi wisata lokal agar semakin dikenal luas. Promosi langsung dari kepala daerah diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan keindahan alam yang dimiliki, Buludua Coffee kini mulai dilirik sebagai salah satu destinasi wisata favorit baru di Kabupaten Soppeng, terutama bagi pencinta suasana alam, kabut pegunungan, dan wisata santai bernuansa pedesaan.
0 Komentar