Ratusan warga memadati area masjid untuk menyaksikan langsung peresmian rumah ibadah yang menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kampung halaman.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng yang hadir bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimca. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah menambah hangat suasana malam peresmian tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pembangunan serta masyarakat yang telah bekerja bersama hingga Masjid Al-A’laa Maccodong dapat berdiri megah dan difungsikan untuk umat.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat H. Almuddin bersama keluarga yang meski berada di tanah rantau, tetap menunjukkan kepedulian besar terhadap pembangunan di kampung halaman.
“Ini menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap kampung halaman tidak pernah putus. Kepedulian para perantau seperti H. Almuddin sekeluarga sangat berarti bagi masyarakat,” ujar bupati.
Menurutnya, pembangunan daerah saat ini tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Di tengah kondisi efisiensi fiskal dan pembatasan hibah daerah, partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Saat ini pemerintah daerah menghadapi efisiensi fiskal dan pembatasan hibah daerah. Karena itu, pembangunan membutuhkan partisipasi dan gotong royong masyarakat,” katanya.
Selain menyinggung pembangunan keagamaan, bupati juga memaparkan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Soppeng. Dukungan tersebut mencakup bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), optimasi lahan rawa dan non rawa, program pompanisasi, hingga pengembangan jaringan irigasi guna memperkuat sektor pertanian masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan memakmurkan Masjid Al-A’laa Maccodong agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, persatuan, dan kebersamaan warga.
Peresmian masjid semakin semarak dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Yusuf, penceramah Bugis yang dikenal luas di Sulawesi Selatan lewat ceramah bernuansa religius dan budaya lokal Bugis. Tausiahnya disambut antusias oleh jamaah yang memadati lokasi kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Camat Donri-Donri, unsur Forkopimca Donri-Donri, Kepala KUA Kecamatan Donri-Donri, Kepala Desa Lalabata Riaja beserta jajaran, pimpinan OPD Kabupaten Soppeng, panitia pembangunan masjid, serta tokoh dan masyarakat setempat.
0 Komentar