Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Soppeng, Suwardi Haseng tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Adha.
GPM GASPOL Adhyaksa menjadi simbol kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Kejaksaan Negeri Soppeng dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya di tengah upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang aman dan terjangkau.
“Gerakan ini bukan hanya soal harga murah, tetapi bagaimana pemerintah hadir menjaga pasokan pangan tetap tersedia dan stabil, terutama menjelang Idul Adha,” ujarnya.
Pelaksanaan GASPOL Adhyaksa juga memperlihatkan keterlibatan aktif lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Kejaksaan, TNI-Polri, hingga pelaku usaha pangan yang bersama-sama memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Soppeng.
Pemerintah Kabupaten Soppeng sendiri terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah secara berkelanjutan. Hingga pertengahan tahun 2026, kegiatan serupa telah dilaksanakan puluhan kali di berbagai titik dan ditargetkan mencapai 100 kali pelaksanaan sepanjang tahun ini.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi agar tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran TNI-Polri, perwakilan instansi terkait, pelaku usaha pangan, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.
0 Komentar