Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 07.30 WITA itu dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, aparat TNI-Polri, hingga unsur mahasiswa dan pelajar.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yulianto memimpin jalannya kegiatan. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Letda Inf Asdar dan Perwira Upacara Kapten Inf Aris Hasan.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Eko Yulianto membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam pidato itu ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum untuk merefleksikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia.
Pancasila disebut sebagai bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari disrupsi teknologi, dinamika geopolitik global, hingga ancaman perpecahan sosial yang dapat menggerus persatuan nasional.
Lebih jauh, Indonesia juga diingatkan memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia melalui politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan prinsip musyawarah, perdamaian, dan keadilan sosial. Kontribusi Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia menjadi bukti nyata implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab sebagaimana terkandung dalam Pancasila.
Pesan khusus juga ditujukan kepada generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan sekadar simbol atau teks sejarah. Sementara para pemangku kebijakan diingatkan agar setiap keputusan publik selalu berpihak pada keadilan sosial serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan praktik yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Upacara ini turut dihadiri Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid, Ketua Pengadilan Negeri Soppeng Nur Kautsar Hasan, Pj Sekretaris Daerah Soppeng Drs. H. Andi Haeruddin, Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abdul Rahman yang mewakili Kapolres Soppeng, para pejabat utama Polres dan Kodim 1423/Soppeng, kepala SKPD, kepala desa se-Kabupaten Soppeng, purnawirawan TNI, purna Paskibraka, mahasiswa Universitas Lamappapoleonro, serta anggota Pramuka.
Peserta upacara terdiri dari dua peleton personel Kodim 1423/Soppeng, satu peleton personel Polres Soppeng, satu peleton gabungan kepala desa, satu peleton gabungan SKPD, satu peleton mahasiswa Universitas Lamappapoleonro, satu peleton Purna Paskibraka, serta satu peleton gabungan Pramuka Kabupaten Soppeng.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, damai, dan berkeadilan.
0 Komentar