Penyambutan dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., didampingi Wakil Bupati Soppeng, Penjabat Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Soppeng, para camat se-Kabupaten Soppeng, serta ratusan keluarga dan masyarakat yang telah lama menantikan kepulangan para jemaah.
Tahun ini, jemaah haji asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 41 dan Kloter 43 berjumlah 241 orang. Sebanyak 234 orang berada di Kloter 41, sementara tujuh lainnya tergabung dalam Kloter 43. Dari jumlah tersebut, 239 jemaah berhasil kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Namun, kebahagiaan itu turut diselimuti duka. Dua jemaah asal Kabupaten Soppeng meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, yakni Darmina Sikki binti Kulasse, warga Pajalesang, Kecamatan Marioriwawo, serta Suhara binti Raufe, warga Labessi, Kecamatan Marioriwawo. Keduanya merupakan jemaah Kloter 41.
Sebanyak 11 jemaah dijemput langsung oleh keluarga di Makassar, sedangkan 228 jemaah lainnya tiba di Kabupaten Soppeng dan mengikuti prosesi penyambutan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap perjalanan spiritual selama di Tanah Suci mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan para jemaah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Latemmamala. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Suwardi.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan dua jemaah yang wafat di Tanah Suci agar mendapat ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari selesainya ibadah di Tanah Suci, tetapi juga melalui akhlak yang semakin baik, sikap yang bijaksana, serta meningkatnya kepedulian terhadap sesama. Para jemaah diharapkan dapat menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari proses pemberangkatan, pelayanan, pendampingan hingga pemulangan jemaah ke Kabupaten Soppeng. Ia berharap seluruh dedikasi yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan pahala dari Allah SWT.
Penyambutan tersebut menjadi penutup perjalanan ibadah haji yang penuh makna bagi para jemaah asal Kabupaten Soppeng, sekaligus menjadi momentum untuk membawa pulang semangat keikhlasan, persaudaraan, dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci ke tengah kehidupan bermasyarakat.
0 Komentar