Turnamen Bhayangkara Cup IV digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat." Kompetisi yang berlangsung sejak 18 Juni 2026 ini mempertemukan sembilan tim pada kategori umum dan usia madya yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Soppeng maupun luar daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
Menurutnya, penyelenggaraan Bhayangkara Cup IV merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Soppeng. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah di masa mendatang.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama dalam menyukseskan setiap kegiatan. Menurutnya, keberhasilan sebuah event tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia pelaksana, serta seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan penghargaan kepada Kapolres Soppeng beserta jajaran, Pemerintah Kecamatan Ganra, Pemerintah Desa Ganra, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga penutupan.
Sementara itu, persaingan sengit di lapangan melahirkan para juara. Pada kategori umum, Ganra FC sukses keluar sebagai kampiun setelah mengungguli Mantap FC yang harus puas di posisi runner-up. Adapun Monas FC dan Buttue Jaya FC asal Kabupaten Barru berbagi posisi juara ketiga.
Di kategori usia madya, Ganra All Star tampil impresif dengan meraih gelar juara pertama, sedangkan Wajo All Star menempati posisi kedua.
Penutupan resmi turnamen dilakukan oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. Turut hadir Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., para Pejabat Utama Polres Soppeng, Camat Ganra Muhammad Lutfi, S.E., M.M., Kapolsek Ganra IPDA Muhtadi, S.Sos., M.M., Kepala Desa Ganra Andi Wahyu Gunawan, S.Sos., M.Si., serta para Kapolsek se-Kabupaten Soppeng.
Berakhirnya Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V bukan sekadar menandai usainya sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan, sportivitas, dan sinergi antara pemerintah, Polri, serta masyarakat dalam membangun prestasi olahraga di Kabupaten Soppeng.
0 Komentar