Breaking News

Dukcapil Soppeng Jemput Bola ke Sekolah, Puluhan Pelajar Dipastikan Miliki e-KTP Sejak Dini

PetaRakyat.com, SOPPENG — Upaya mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan bagi generasi muda terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), layanan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) kini menyasar langsung ke sekolah-sekolah.

Sebanyak 20 SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat di Kabupaten Soppeng telah masuk dalam jadwal layanan jemput bola yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 3 September 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Dukcapil Soppeng, Musriadi, SH, MM, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap warga, termasuk para pelajar, telah memiliki data kependudukan sejak dini. e-KTP menjadi dokumen penting yang menjadi dasar dalam berbagai kebutuhan administrasi ke depan,” ujar Musriadi.

Dalam pelaksanaan terbaru, tim Dukcapil menyambangi SMKN 3 Soppeng untuk melakukan perekaman data biometrik bagi para siswa. Sekolah tersebut menjadi lokasi ketiga dalam rangkaian program layanan jemput bola yang digelar tahun ini.
Perekaman biometrik menjadi tahapan penting dalam proses penerbitan e-KTP karena memuat data identitas kependudukan yang akurat dan terintegrasi.

Menurut Musriadi, kehadiran layanan langsung di sekolah bertujuan memangkas hambatan yang selama ini dapat membuat pelajar terkendala dalam mengurus dokumen kependudukan, baik dari sisi waktu maupun jarak.

“Kami yang datang langsung ke sekolah agar siswa tidak perlu lagi mendatangi kantor Dukcapil. Dengan pola pelayanan seperti ini, proses menjadi lebih cepat, praktis, dan mampu menjangkau lebih banyak pelajar,” jelasnya.

Program jemput bola ini diharapkan tidak hanya mempercepat cakupan kepemilikan e-KTP di Kabupaten Soppeng, tetapi juga menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya tertib administrasi kependudukan sejak usia dini.
Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - PETA RAKYAT