Enam Ketua TP PKK Kecamatan yang resmi dilantik yakni Ny. Nurlina Andi Lukman Saransi, S.Keb sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Liliriaja, Ny. Gusnawati, S.Sos (Ganra), Ny. Hj. Emilia Andi Nurhadi Hatang, S.Pt (Donri-Donri), Ny. Irmawati Andi Massalangka Raya, S.Pt (Marioriawa), Ny. Andi Eka Shandy Ahmad Masykur, S.Pi (Marioriwawo), dan Ny. Masdelli, SE (Citta).
Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari ketua sebelumnya kepada ketua yang baru.
Momen tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk apresiasi kepada para Ketua TP PKK Kecamatan yang telah menyelesaikan masa baktinya. Penyerahan penghargaan didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Soppeng, dr. Rahmawati Selle.
Dalam sambutannya, Ny. Hj. Suarni Suwardi menekankan pentingnya dukungan penuh dari para camat terhadap Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik. Menurutnya, sinergi yang kuat antara TP PKK dan pemerintah kecamatan menjadi fondasi utama dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga mendorong para ketua yang baru agar membangun kolaborasi yang erat dengan pemerintah desa, pemerintah kelurahan, serta seluruh kader PKK di wilayah masing-masing. Dengan kerja sama yang solid, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK diharapkan semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Soppeng.
Lebih lanjut, Ny. Hj. Suarni Suwardi mengajak seluruh jajaran TP PKK untuk terus menjaga semangat kebersamaan, kekompakan, dan koordinasi dalam menjalankan setiap program organisasi.
Menurutnya, keberhasilan PKK tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan, tetapi juga oleh kerja sama seluruh kader yang memiliki komitmen membangun keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera.
Kegiatan tersebut dihadiri para camat se-Kabupaten Soppeng, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Soppeng, serta Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Soppeng. Acara berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga.
0 Komentar